Aalaa

Kira-kira sebulan atau satu setengah bulanan yang lalu, hampir semua media di Indonesia membahas tentang UAN, tentang kelulusan dan ketidak lulusan para siswa-siswa di SMP atau SMA beserta berita-berita seputarnya seperti profil pelajar teladan, sekolah favorit, nilai UAN tertinggi, kelulusan tertinggi, demo-demo yang memprotes UAN atau yang menuntut UAN ulangan dan sebagainya.

Jauh dari Indonesia, tepatnya di Bumi Kinanah (Mesir) pada saat yang hampir bersamaan media disana juga sedang hangat-hangatnya membahas berita tentang kelulusan dan kenaikan kelas siswa-siswi Sekolah Menengah disana. Kalau semua media mempunyai ciri sendiri dan bahasan khusus seputar isu kelulusan, tapi hampir semua media tersebut sepakat memberikan porsi untuk satu berita yang sangat sensasional, yaitu ketidak lulusan seorang siswi yang bernama Aala, karena menulis karangan pada ujian Bahasa Arabnya yang menyinggung didalamnya tentang politik pemerintahan George Bush dan akibat konspirasinya di Mesir.Ceritanya ...

Aalaa Faraj Mujahid, seorang pelajar berumur 15 tahun duduk dikelas satu disebuah sekolah menengah atas di Provinsi Dahlaqiyah Mesir, pada waktu ujian Bahasa Arab di sekolahnya, ada soal mengarang, dengan tema "Gurun Pasir dan Pendayagunaannya dan Kesempatan Kaum Muda untuk berkarya didalamnya. Maka kemudian Aalaa mulai mengarang dengan tema yang dimaksud,menerangkan tentang usaha pemerintah mesir untuk mendayagunakan gurun pasir. Kira-kira dua lembar kertas folio Aalaa menulis tema diatas kemudian mengakhiri paragrafnya dengan sebuah usul kepada pemerintah untuk membagi atau mendistribusikan daerah-daerah gurun yang ada di Mesir kepada para pemuda untuk menggarap dan mendayagunakannya sehingga mengurangi angka penganguran dan kemiskinan, daripada didistribusikan kepada para konglomerat yang hanya akan mengkayakan sebagian kecil orang saja. Kemudian Aalaa memberikan pendapatnya bahwa Mesir adalah salah satu negara yang menjadi target negara-negara eropa yang berniat menggagalkan rencana-rencana pendayagunaan dan pembangunan. dan Aalaa juga menuduh Amerika terlalu jauh mencampuri urusan dalam negeri Mesir, dan mengatakan bahwa dia sangat benci Bush , karena Bush juga benci Mesir, dan menyeru kepada Bush untuk segera meninggalkan Mesir sehingga Mesir bisa segera memulai membangun dan memanfaatkan gurunnya. Dan pada Akhirnya Aalaa menyeru kepada presiden Husni Mubarak untuk menentang politik Bush dan Amerika serta tidak memberinya kesempatan untuk mencampuri urusan dalam negeri Mesir...

Subhanallah... cara pandang yang cukup dalam untuk karangan seorang siswa kelas satu SMA, mungkin dia banyak membaca... atau mungkin pendidikan dirumahnya cukup baik... atau lingkungan teman-temannya mempengaruhi cara berfikirnya... atau mungkin guru-gurunya yang mengarahkannya... bisa seribu kemungkinan... tapi apa akibat dari pendapat dan cara pandang yang bagus ini...???

Ketika hasil karangan Aalaa dikoreksi... guru petugasnya begitu ketakutan membaca paragraf-paragraf Aalaa dan tergopoh-gopoh menemui Ketua Panitia Ujian dan menceritakan karangan Aalaa... Tidak kalah kalutnya dengan sang guru, Ketua panitia Ujian juga terkejut dan terburu-buru menemui kepala sekolah dengan membawa potocopy hasil karangan Aalaa sebagai bukti kejahatannya??!!, Dan kepala sekolah dengan hati-hati juga tidak mau menanggung akibat yang buruk dari hasil perkara tersebut sehingga buru-buru melaporkan kejadian Aalaa kepada Kepala Kantor Pendidikan Daerah yang tidak mempunyai cara lain untuk menyelesaikan masalah ini kecuali melaporkannya kepada Kepala Kantor Pendidikan Wilayah Provinsi Addaqhaliyaah.

Dan akhirnya... keluarlah keputusan resmi kantor pendidikan wilayah yaitu, bahwa Aalaa tidak naik kelas, dan tidak ada kesempatan ujian ulangan baginya, Dan ia dihukum skorsing setahun dari sekolahnya sebagai hukuman karena ia mengarang tentang politik, bukan hanya politik saja bahkan menyerang presidan Amerika Bush dan politiknya.

Tidak cukup dengan keputusan hukuman diatas, bahkan kemudian keluar keputusan lainnya yaitu pemanggilan Aalaa dan orang tuanya ke kantor pendidikan untuk menjalani interogasi yang juga dihadiri fihak kepolisian tentang sebab dan latar belakang kenapa karangan Aalaa seperti seorang fundamentalis.

Diantara pertanyaan-pertanyaan yang dianjukan kepada Aalaa yaitu:
- Apakah kamu anggota organisasi terlarang??
- Apakah kamu membaca selebaran-selebaran Al-Kifayah? (salah satu NGO oposan) ??
- Apakah kamu melihat TV Al-Jazeerah??
- Apakah bapak kamu berlangganan koran-koran oposisi??
- Siapa yang merekrut kamu??
- Apakah kamu mendapat dukungan dana dari luar negeri??
dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang banyak diantaranya tidak difahami oleh Aalaa... yang setelah selesai interogasi keluar dari ruang interogasi sambil menangis. Setelah berjalan interogasi selama kurang lebih 3 jam, dan mereka tidak mendapatkan bukti-bukti kefundamentalisan Aalaa??? (Tidak ada bukti dia anggota organisasi terlarang, dan tidak didapati dirumahnya secuilpun dari senjata pemusnah masal hehehe)... maka kemudian Aalaa dan orang tuanya diperbolehkan pulang kerumah.

Orang tua Aalaa yang keduanya adalah Pegawai Negeri tidak terima dengan keputusan Kantor Pendidikan yang menyatakan anaknya tidak naik kelas, dan kemudian beserta penduduk sekitar sekolah Aalaa yang begitu mendengar cerita Aalaa, langsung ikut prihatin dan marah dengan keputusan itu, maka mereka bersama-sama bergerombol disekitar sekolah untuk menuntut supaya Aalaa dinyatakan naik kelas... tapi pihak sekolah menyatakan keputusan tidak ada ditangannyatapi ditangan atasan-atasannya... maka kemudian mereka bersama dengan orangtua Aalaa menuju Kantor Pendidikan Daerah, tetapi tidak ada petugas yang memberikan jawaban, sehingga mereka beramai-ramai melaporkan hal itu kepada wakil-wakil rakyat di dewan daerah, yang kemudian membawa mereka ke kantor Pendidikan Wilayah meminta penjelasan dan penghapusan keputusan tentang Aalaa. Tapi lagi-lagi Kepala kantor Pendidikan bersikeras menolak dan tetap dengan keputusannya. bahkan dikantor itu Orang tua Aalaa banyak mendapatkan kata-kata kotor dan pedas dari para pegawai kantor.Para anggota dewan yang tidak berhasil menolong Aalaa dan orang tuanya di kantor Pendidikan Wilayah langsung membawa masalah ini ke dewan Pusat di Kairo dan berita pun tercium oleh media-media massa
nasional... yang akhirnya menjadikan masalah Aalaa sebagai isyu nasional. Hampir semua partai dan anggota dewan oposisi menyoroti dan memberikan pernyataan tentang masalah Aalah... dan Hampir semua media-media massa memberitakannya dan mengkritik kejadian itu, bahkan media-media massa nasional yang sering berfihak kepada pemerintah pun kali ini menyerang pemerintah dan kementrian pendidikan.





Aalaa dan Pak Mentri


Hingga akhirnya...

Presiden Husni Mubarak pun mendengar kejadian ini... yang kemudian menelepon Menteri Pendidikan Mesir Dr. Yusri AlJamal dan Gubernur Addaqliyah Jendral Said Sawan memminta kejelasan dan detail kejadian, dan meminta agar diadakan koreksi ulang atas kertas ujian Aalaa.

Dan keluarlah berita di media massa...
Menteri Pendidikan Dr. Yusri menerima permintaan maaf orang tua Aalaa dan mencabut keputusan Kantor Pendidikan wilayah Daqliyah tentang ketidaknaikan Aalaa. dan mengundang Aalaa dan orang tuanya ke Kantor Kementrian pendidikan untuk mendapatkan penjelasan dan mengambil pengumuman kenaikan kelasnya...???
Dan ketika mereka sedang berada dikantor kementrian pendidikan... Presiden Mubarak menelepon sendiri dan berbicara dengan Aalaa dan memberikan selamat atas kenaikan kelasnya...???

Selesailah masalah Aalaa.... karena turun tangan presiden???
Ehhmm.... jadi siapa yang salah? siapa
yang harus minta maaf??? gak jelas....
Dengan menelepon langsung... Presiden
seakan-akan mengakui sistem Diktator yang masih kuat dinegara Aalaa...
Untung.... (biasa orang jawa)...:) meskipun sistem pendidikan nasional kita
morat-marit... tapi kayaknya gak separah dinegaranya Aalaa...
Negara kita
sekarang sudah semakin berkurang diktator-diktatornya berkat keterbukaan...
Semoga iklim keterbukaan ini dimanfaatkan oleh semua fihak dengan positif,
dari pengelola pendidikan, para orangtua murid dan para siswa-siswa tentunya...
sehingga bisa menyalurkan potensi-potensi mereka...
azfa...


Berita yang berkaitan:
- Di Propinsi Dahlaqiyah, Pihak kepolisian mencampuri urus Dinas Pendidikan dengan memindahkan banyak guru-guru sekolah di propinsi itu menjadi pegawai-pegawai kantor dinas, hal itu karena mereka disangka dari Jama'ah Al-Ikhwanul Muslimun.
www.egyptwindows.net (11/7/06).
- Di Propinsi Mathruh, polisi menggerebek sebuah perkemahan pramuka serta menangkap semua anggotanya yang terdiri dari anak-anak berusia antara 12-16 tahun. Kemudian membawa mereka semua ke kantor polisi sampai jam 1 malam tanpa sebab jelas.
http://www.egyptwindows.net/ (17/7/06).
-Beberapa minggu sebelumnya (27/6/06) di propinsi yang sama, polisi menangkap 5 orang anak dan 2 guru sekolah Al-Jail AlMuslim, yang sedang bersepeda didekat apartement yang menjadi tempat menginap mereka dalam acara studytour yang sudah mendapat ijin resmi dari dinas pendidikan dan kepolisian propinsi Thanta. membawa mereka ke kantor polisi setempat, memenjarakan 2guru tersebut, dan membawa
kembali kelima anak tersebut ke apartement . Kemudian membawa 6 guru lainnya ke kantor polisi dan menyisakan 1 orang guru bersama 38 anak-anak kelas 1 sampai kelas 3 smp di apartement yang dijaga ketat. Kemudian pada jam 3 malam, mengangkut semua anak-anak tadi beserta dua orang guru dan mengembalikan mereka ke propinsi Thanta, tempat sekolah mereka, keesokan harinya memindahkan guru lainnya dari penjara di Mathruh ke penjara di Thanta, sebelum dilepaskan oleh kepolisian Thanta.
http://www.saveegyptfront.org/news/?c=180&a=3715

Disarikan dari berbagai sumber....Gambar dari www.egypt.com dan www.ikhwanonline.com-

2 komentar:

  1. Sun Flower Arco mengatakan...

    01Jadi ingat masa kediktatoran zaman Imam Al Banna dulu dan tokoh2 pejuang seperti Said Qutbh,Zainab Al Ghazali,dll. Mesir,hmm dan negara2 middle east..seharusnya bersatu padu melawan hegemoni barat,tapi itulah...kita terlalu Cinta dunia takut mati ( WAHN), seperti gambaran Rasulullah SAW, begitu banyaknya umat Islam di akhir zaman,tp itu semua layaknya spt buih dalam lautan. Karena apa? karena kita lebih memilih dunia dengan keglamorannya. Contoh terdekat Palestina, dan sekarang Libanon..Israel dan sekutunya berusaha menciptakan Instabilitas di middle east. Apalagi ini?...Akankah dunia Islam bangkit dan kembali hadir tokoh2 spt Imam Al Banna,Said Quthb ..yang rela mati di tiang gantungan demi sebuah IZzah?...Wallahu'alam

    Salam mba,

    Vera  

  2. Anonim mengatakan...

    diatas pundak kita masing-masing ada tanggung jawab, mempersiapkan diri sebaik-baiknya, sehingga kita siap berjuang kapan saja...  

Poskan Komentar


 

Yang Mampir Berteduh

Link Menarik

Kuwaitana

Panduan prosedur pengurusan visa family ke Kuwait... lengkap disertai gambar...mantap selengkapnya disini

Blog paling lengkap dengan segala informasi tentang Kuwait: Bahasa, mata uang, iklim, sosial budaya, jam kerja dan libur, sekolah, hotel, tempat makan dan restaurant, rekreasi, living cost, prosedur visa, civil ID, residency permit, driving liscense.. dll..sayang gak dibuka kolom koment... selengkapnya disini

Indonesiana

Belum nemu blog Indonesia yang pas...jadi ngunjungi profile kami dulu yah..:)

View my complete profile

Duniana

Play and Learn Activities for baby...bagus2

selengkapnya disini

Blogroll

Silaturrahim



Free shoutbox @ ShoutMix
Powered by IP2Location.com

Komentar



K2 Template by: geckoandfly3 Column by: k2ModifyBloggerized n Skinned by: Az&fA